Chapter 40

1104 Kata

“HEBAT lho Sal keluarga kamu bisa bikin lapangan pekerjaan untuk orang lain” “Nggak se’wah’ itu juga. Cuma satu orang aja kok yang bantu-bantu” “Ya, kan lama-lama nanti bisa banyak” Ibu datang membawakan minuman dingin dan beberapa camilan ringan. “Diminum dulu nak Zico” ujarnya sembari menyodorkan gelas berisi es jeruk ke atas meja kami. “Iya, makasih banyak bu” ucapnya, ibu mengangguk tersenyum kemudian masuk ke dalam rumah. “Semoga saja bisa begitu” sahut ku pada Zico. Dia mengangguk setuju kemudian meneguk minuman yang dibawakan ibu tadi. Angin bertiup pelan, membuat siang ini terasa segar. Kami duduk di teras depan rumah, didepannya terdapat pohon mangga yang tumbuh besar. Cukup untuk menghalau panasnya matahari diluar sana. “Oh-iya Sal, Sayur yang baru dipetik tadi mau dijua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN