Berprasangka

2150 Kata

Luna masih termenung melihat foto profil akun tersebut. Pikiran dan perasaannya berkecamuk dalam dirinya. Ada rasa cemburu, ingin marah, penasaran semua bergejolak dalam jiwanya. “Astaghfirullah... Luna keep calm, selow... Tarik nafas... Huft!” Luna menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. “Jangan berprasangka buruk dulu Luna... Mungkin dia saudara Barra atau.... Aaarrrggghhh... Bikin kesal deh!” Luna mencoba menenangkan pikirannya yang mulai berprasangka buruk pada Barra. Karena kesal dan membuatnya tidak fokus, maka Luna menanyakan hal itu pada Barra. Luna menelepon Barra dijam kerjanya. Namun nihil tidak ada jawaban. “Apa iya? Perasaan ini harus aku simpan sampai jam istirahat? Bisa mati gaya aku ini!” Luna berbicara dalam hatinya, dengan ekspresi wajah yang sangat berbda dar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN