Hanya Di Dalam Hati

1592 Kata

Luna merasa sangat kecewa, ia bersedih, menyesali semua sikapnya selama ini. Tatapan matanya semu saat melihat ke arah luar jendela. Gerimis pagi itu mengiringi perjalanan Luna. Langit seolah tahu isi hati Luna, sehingga ia pun mendung dan mengirimkan gerimis sebagai ungkapan kesedihan yang tengah dirasakan Luna. Suasana yang amat dingin dan sepi membuat Luna mengingat kembali memori masa SMA-nya dulu. Ia mengingat awal pertemuannya dengan Rakha. Awalnya ia penasaran dengan seseorang yang bernama Rakha. Bagaimana wajahnya? bagaimana prestasinya? Dan bagaimana sikapnya? Banyaknya pertanyaan dalam benak Luna lah yang mengawali kisah ini. Mungkin Rakha memang bukan tipe lelaki idamam Luna. Tapi Luna mengakui ketika bersama Rakha ada getaran dalam hatinya yang selalu membuatnya gugup dan sala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN