"Seperti yang Bapak bilang tadi. Cinta itu nggak egois. Cinta itu akan biarin sosok yang dicintainya bahagia, cinta akan mempersilakan orang yang dicintainya berkembang. Kalau cinta, seseorang pasti akan buat sebisa mungkin orang yang dicintainya nggak alami hal sulit, akan sebisa mungkin nggak buat orang yang dicintainya sedih atau bahkan putus asa. Saya setuju dengan konsep cinta seperti itu, sangat setuju." Divan tersenyum, menunjukan ketenangannya yang akhirnya bisa Divan dapatkan. "Saya senang karena saya dan Bapak punya pemikiran yang sama soal itu, dan tentu saya akan melakukannya untuk Risa seperti yang Bapak katakan tadi. Saya akan lepaskan Risa kalau memang Risa lebih bahagia kalau bukan dengan saya. Saya nggak akan ganggu lagi Risa kalau memang Risa bisa mendapatkan masa depann

