" Aku... Aku mau tidur sama kamu." jawab Sofia akhirnya dengan merona. (" Apa? Aku tadi bilang apa? Aku mau tidur sama dia? Sofia bodoh!") rutuk Sofia dalam hati. Sam menelan salivanya mendengar ucapan Sofia barusan yang bagaikan angin segar dari surga baginya. (" Yassssss!!!! Kamu luar biasa, nak. Kamu memang kebanggan papa.") sorak batin Sam. " Maksud aku, temani aku tidur disini." ralat Sofia lagi dengan menepuk tempat tidur tepat di samping ia berbaring. " Ohh...." ucap Sam sedikit kecewa dengan menggaruk tengkuknya. Namun mau bagaimana lagi, inipun sudah amat membuatnya sangat bahagia. Sam lalu duduk di tempat yang Sofia inginkan dan bersandar pada sandaran tempat tidur besar mereka, sama seperti posisi Sofia. " Kamu diam aja... Dan jangan lakuin ataupun ngomong apapun!" " Iy

