Namun, baru saja Edwin menguping pembicaraan orang-orang yang ada di luar ruangan, tiba-tiba saja pintu terbuka dan menampilkan sosok wanita yang tengah jadi perbincangan hangat di rumah sakit ini. Siapa lagi jika bukan Lily. Lihat, Edwin mulai mengerutkan keningnya penuh selidik, karena melihat raut wajah Lily yang begitu ceria seperti mentari pagi hari ini. "Selamat pagi, pak!" Sapa wanita itu dengan senyuman manis yang mengembang di bibirnya. Sedangkan Edwin justru mendengus kesal saat mendengar sekaligus senyuman Lily. Apa-apaan wanita itu. Apa Lily sudah berpaling darinya? Ah kenapa Edwin jadi memikirkan hal yang tidak perlu ia pikirkan sih! "Kamu terlambat sepuluh menit!" Seru Edwin dengan ketus, hingga membuat Lily heran dengan sikap Edwin yang mudah berubah mood lebih cepat darip

