SELAMAT MEMBACA *** Fano masuk kedalam ruangan Sakti dengan membawa beberapa berkas di tangannya. Hasil kerjakerasnya semalaman suntuk. Fano merasa kesal karena Sakti tiba-tiba memintanya untuk mengumpulkan dokumen kekayaan. Untuk apa, tidak sedang di butuhkan dan hanya menambah pekerjaannya saja. Sakti melihat Fano datang, dia menatap Fano dengan serius. Seolah-olah kedatangan laki-laki itu memang sudah di tunggu-tunggunya sejak tadi. "Semua yang Tuan muda minta sudah ada disini." Sakti mengambil beberapa dokumen dari tangan Fano, memacanya sekilas dan mengangguk puas. Dia kemudian merapikan dokumen itu dan berdiri dari duduknya. Ada satu tempat yang sepertinya sudah menunggunya untuk datang. "Tuan muda mau kemana?" tanya Fano saat melihat Sakti yang sepertinya ingin pergi. Nam
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


