Austin melepaskan pergelangan tangan Camilla kasar. “Apa yang kamu lakukan? Kamu mencoba membuat masalah lagi dengan Charlotte?” Dahi Camilla mengernyit heran. “Aku tidak melakukan apa pun pada Charlotte. Kenapa kamu marah, Sayang? Aku hanya ingin menemuimu dan kebetulan di rumah hanya ada Charlotte.” Camilla memeluk Austin seakan takut kalau Austin marah padanya. “Apa yang kamu bicarakan dengan Charlotte?” tanya Austin tanpa membalas pelukan Camilla. “Aku hanya menanyakanmu.” Bohongnya. Austin tahu Camilla berbohong tapi tidak ada gunanya juga menanyakannya hal seperti itu. Dia memilih mengalah. Meskipun keinginannya untuk berpisah dengan Camilla semakin menjadi-jadi akhir-akhir ini. “Kamu ada waktu untukku, Sayang?” tanya Camilla yang menyadari kalau Aus

