13

1009 Kata

Setelah perdebatan ringan di lapangan, Dafa sama sekali tidak menghiraukan Saska, lelaki itu pun tidak banyak bicara hari ini. Sahabatnya sedikit curiga dikarenakan saat bel pulang sekolah Dafa langsung keluar dari kelasnya. Biasanya dia selalu menunggu Saska terlebih dahulu. Namun mengapa hari ini Dafa tampak terburu-buru bahkan semenjak tadi mereka berdua tidak melakukan interaksi sama sekali. Saska pun keluar dari ruang kelasnya dengan wajah murung, jujur dia merasa amat sangat bersalah hanya gara-gara pertemuannya dengan Sergio semalam dia sampai lupa untuk membalas chat yang dikirimkan oleh Dafa. Violeta dan Rena sudah mengajaknya untuk pulang bersama, namun Saska menolak. Setelah mobil Rena melaju meninggalkan parkiran sekolah, Saska segera berbalik badan menuju arah yang berlawan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN