Rupanya Marco Bie yang baru mengetahui insiden tersebut langsung menuju lantai satu, dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Bianca. Bagaimanapun hati kecilnya masih percaya pada wanita itu, dia tidak mungkin melakukan hal buruk pada perusahaan ini. Bianca sangat polos, dia tidak berpikir betapa kejamnya dunia. Kejadian ini memang cukup fatal, perusahaan memang di ambang krisis. Di tambah lagi ada kesalahpahaman antar investor, ini tidak seburuk itu dan tak sebaik yang ada di pikiran Marco Bie. Dia hanya mencari solusi di dalam benaknya, sebagai pengusaha dia pasti memiliki rencana cadangan lain. "Hentikan!" Teriak Marco Bie. "Kenapa kalian berkumpul di sini setelah mengetahui Perusahaan dalam keadaan krisis?!" Kerumunan itu terbuka dan Marco Bie melihat Noni terbaring di lantai.

