Cinta tidak datang menggandeng luka. Melainkan luka tersebut hadir karena dirimu sendiri yang menciptakannya. Baru juga Dimas beristirahat sambil meluruskan tubuhnya, ada saja panggilan dari calon mertuanya yang terus saja mengaung bak singa sedang dalam musim kawin. Pantas saja tadi sambungan teleponnya dengan Elva terputus tiba-tiba. Ternyata ini penyebabnya. Di hampir tengah malam begini masa iya si calon mertua pabrik monster popok itu memerintahkannya untuk datang ke rumah. Dari nada suara yang Dimas tangkap panggilan ini sudah berada di atas level santai. Alias waspada. Namun yang Dimas tidak mengerti apa harus tengah malam begini? Bukannya bertamu ke rumah orang pada jam-jam yang seharusnya dipergunakan untuk tidur adalah salah satu kelakuan yang tidak baik. Yah, senakal-nakalnya

