Keysa Pov Felix membawaku ke suatu tempat yang tak aku ketahui. Tidak ada yg mengeluarkan suara, kami sibuk dengan pikiran masing-masing. Hanya musik suara musik radio yang menemani. Aku hanya terus memperhatikan jalanan di luar jendela. Keramaian, keindahan. Bisakah aku memandangnya lebih lama lagi?? Aku yang tak ingin kembali sedih, memalingkan tatapanku ke arah Felix yang masih fokus menyetir. "Kita akan kemana?" tanyaku memecah keheningan dalam mobil. "Lihat saja nanti," ujarnya masih fokus menyetir. Aku hanya mampu menghela nafasku, Tak lama, mobil Felix memasuki sebuah perkampungan. Dan semakin masuk ke dalam, jalannyapun sangat berbatu membuat dudukku tidak nyaman. Di kanan kiri kami banyak sekali rumah yang terbilang kecil dan sedikit kumuh. Di sini juga tercium aroma bau busuk

