Bab 12 : Hafna Pulang

1136 Kata

Gufran Pov Aku terjaga dari tidurku. Terganggu akan suara alarm yang entah siapa menyetel nya. Aku mengerjap bebera saat, menyesuaikan pencayahaan yang masuk keretina ku. Saat telah berhasil mengumpulkan kesadaran, aku melirik kesamping. Dia, Syafa, istriku tidur dengan damai. Namun aku tertegun, ada bekas air mata di sudut matanya yang memejam. Ada apa dengan nya? Apa karena bentakan ku tadi? Astagfirullah Aku mengusap wajah ku kasar. Aku tidak tahu apa yang terjadi pada diri ku, kenapa apa yang dilakukan Syafa seolah terlihat salah. "Mas, ingin tahajud bersama?" Aku tersentak, Syafa terjaga dan kini sedang menatap ku lekat. "Hmmm." Aku berdehem pelan. Ingin rasanya aku memukul mulut ku sendiri yang sejak sore kemarin hanya mampu mengeluarkan deheman. Kenapa sulit sekali bersik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN