Semuanya Menjadi Tak Sama

1066 Kata

“Kal, akan sampai kapan kamu berseteru dengan Ayah?” Wana menghirup rokoknya dalam. “Sampai dia sadar, bahwa kita bisa mengubah Ludira menjadi lebih baik,” kata Kala seraya berdiri dan berjalan mondar-mandir di depan mereka. Kirana menyukai gagasan Kala tentang tujuan mereka ke depannya. Mereka menerima misi yang memiliki nilai moral dan tidak melawan keadaan. “Kita membunuh, untuk tujuan yang lebih mulia dari sekedar membunuh. Bayangkan, seseorang meminta jasa kita hanya untuk membunuh seseorang karena dia iseng?” Kala berapi-api melakukan orasinya. “Uangnya banyak, Kal,” desis Wana mencoba realistis. Seketika Kala menatapnya tajam. “Dosa yang kita tanggung juga sepadan,” sergahnya. “Lalu kamu mengira dosa kita akan turun jika melakukan aksi kemanusiaan?” Kirana memincingkan matanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN