Pacaran. Gue dan Tora. Restu mami. Apa gue harus tebar konfeti? Pasang kembang api? Undang tetangga buat syukuran? Gue berasa aneh. Situasi ini aneh. Ada sentilan yang bikin gue nggak nyaman. “Kenapa melamun?” Tora eh Jossy eh apa ya enaknya sebut SPV bahenol gue setelah pacaran? Serba nggak enak di kuping. My baby lah kayak manggil Fatih. Oci? Darling? Kok jijik ya. Jocelyn yayangnya Arvel? Perut gue meledak-ledak. Apa, bray, sebutan mutakhir buat cewek ganas di sebelah gue setelah kami berstatus pacaran? Sebal deh, Sehun kan jadi galau! “Cuma capek,” jawab gue. Hari ini gue kembali makan siang bareng -tarik napas, oke pilih satu panggilan sopan- Jossy. Gue baru parkir mobil Jossy di parkiran Pasar Festival. “Yakin?” Jossy masih meneliti gue kayak nggak percaya. Gue mengangguk,

