"Besok kalian berangkat bulan madu, apa semuanya sudah kalian persiapkan?" tanya Mama Kusnita ingin tahu. "Belum, Mah," jawab Kalman. "Kalau begitu, batalin saja ke Bali. Mama akan kasih hadiah tiket bulan madu buat kalian, em ... bagaimana kalau ke Santorini? Yunani, negeri para dewa. Siapa tau, kalian pulang bawa rezeki di perut Darlina nanti. Karena Mama tu mau cepet punya cucu," kata Mama Kusnita. "Tapi, Ma-" Kalman seakan keberatan dengan keputusan Mamanya, tapi lagi-lagi dia tidak bisa berbuat apa-apa ketika Mama Kusnita menginginkan sarannya diterima dan harus dilaksanakan. "Kalman ... Ajaklah istrimu bersenang-senang dalam menikmati bulan madu. Setelah ini, kalian tidak bisa jalan-jalan lagi karena akan kembali sibuk dengan rutinitas di kantor." "Ya, sudah. Mama atur saja kala

