Malam hari sebelum tidur, Roy kembali masuk ke dalam kamar Metha. Entah mengapa rasanya ia rindu ingin mencium aroma tubuh istrinya yang terkesan natural tanpa pewangi. “Mas..!” Metha terkejut karena Roy langsung menyusul ke dalam selimut yang dikenakan oleh Metha. Tanpa banyak berkata, Roy memeluk tubuh Metha dari belakang dan menyembunyikan kepalanya di balik punggung sang istri. “Ada apa, Mas?” tanya Metha lagi. “Gak apa-apa, aku hanya mau menghirup aroma tubuhmu. Wangi banget,” puji Roy sembari mengendus-endus permukaan kulit istrinya. Metha mengulum senyum dan membiarkan suaminya berbuat sesuka hati, ia ingin sekali bisa melalui hal seperti ini setiap malam. Perlahan Metha tidak lagi merasakan pergerakan sang suami, ia pun melirik dan mendapati Roy tengah menatapnya juga. “Asta

