Bab, 12. Mulai curiga.

1021 Kata

Desi tercekat saat mendengar segala hal yang diucapkan oleh ibunya. Ingin mengingkari, tapi itulah yang mungkin terjadi. "Nak, sebaiknya kita bilang sama Pak RT besok." ujar Bu Juleha, ibu dari Desi. "Tapi, bu..., aku takut nanti jatuhnya fitnah." balas Desi dengan suara parau, namun ada gurat kekhawatiran yang dapat ibunya lihat. "Tapi ini semua tidak bisa di biarkan begitu saja, nak. Akan fatal akibatnya! Pokoknya kamu dengar apa kata ibu, jangan membantah!" tekan Bu Juleha pada saat itu. Desi hanya bisa diam, memang yang dikatakan ibunya benar, tapi ia sungguh merasa takut. *** Malam hari berlalu, dan pagi pun tiba. Pagi itu, Aji tampak sudah mengenakan pakaian olahraganya, dan ia sudah bersiap untuk berolahraga. Ia tak melakukan olahraga berat, hanya lari pagi saja di sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN