"Beb, mulutku disini nih," Zia mengerjab lalu melabuhkan perhatiannya pada Kenzo yang tampak memasang wajah kesal dengan bekas saus di antara lubang hidungnya. Zia melebarkan matanya lalu mengambil tissue dan membersihkan hidung Kenzo dengan sigap. "Ih Maaf Zia nggak liat," "Mulutku muat buat nelen tangan kamu gini ngga keliatan?" Zia mendengus, "Ish bukan gituu," cebiknya. Kenzo meraih sendok yang Zia letakkan lalu memperhatikan Zia yang kembali menatap sesuatu sambil menyuapkan makanan ke mulutnya. "Liatin apaan sih?" Tanya Kenzo sambil mengunyah makanannya. Zia menatap Kenzo, melirik kembali ke tempat yang ia perhatikan sebelumnya kemudian menatap Kenzo lagi. "Menurut Abang, kalau rambutnya Zia, Zia panjangin kayak Luhde gimana?" UHUKK "Makannya pelan pelan, Zia gak nafsu makan

