BAGIAN DUAPULUH ENAM

2379 Kata

"Jadi nanti pulangnya aku gak perlu jemput nih?" Zia mengangguk tanpa menatap Kenzo. Menyibukan diri dengan semangkuk sereal coklat didepannya. "Yaudah, padahal hari ini aku ada pemotretan," Gerakan tangan Zia terhenti, setelah beberapa saat kemudian ia kembali melanjutkan sarapannya. Rahma dan Reza berpandangan aneh, tak seperti biasanya Zia sangat pendiam seperti ini? "Zia?" Kali ini Zia menoleh, menatap Rahma dengan senyum cerianya, "Kenapa Bunda?" Dahi Rahma mengerut, menjawab pertanyaannya Zia begitu ceria kenapa menjawab pertanyaan putranya Zia seakan acuh? "Ada apa?" Rahma balas bertanya, dan tentu saja pertanyaan itu mengalihkan atensi Kenzo yang sedang membalas pesan dari managernya. Ia juga begitu penasaran ada apa dengan Zia. Senyum Zia sempat surut, namun segera ia mele

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN