"Lama banget! Ngapain aja sih kalian?!" Christ tersenyum menanggapi, ia mengacak pelan rambut Bela yang masih duduk bersedekap ditempatnya. "Kita udah mau balik ke meja tadinya, tapi kamu sama Kenzo masih asik pelukan, jadi kita gak mau ganggu." Tubuh Bela menegang, ia menaruh kedua tangannya di meja lalu menatap Christ yang tampak tenang meminum milkshake yang ada dihadapannya. "Christ aku--" "Gak perlu jelasin apapun Bel. Its okay, Kenzo pacarmu kan sekarang? Dia berhak peluk kamu kok." Senyum tipis di wajah Christ malah membuat sudut hati Bela tercubit. Ia tidak mengerti dengan dirinya. Jujur saja, sebenarnya rasa cintanya masih tetap sama sejak empat tahun yang lalu, meskipun Kenzo pernah menempati tempat dihatinya, tapi sama sekali tidak bisa menggeser kedudukan Kenzo. Kenzonya te

