Seperti kata Peribahasa, "Sekeras-kerasnya batu, bila sering tertimpa hujan akan retak juga." Itulah yang Zia tuai saat ini. Sejak ia kecil, Kenzo sama sekali tidak pernah mau berdekatan dengannya. Selalu ada saja alasan pemuda itu untuk mengusirnya, menyuruhnya menjauh bahkan tak jarang membentak dan melontarkan perkataan kasar untuk membuatnya tetap menjaga jarak. Tetapi memang dasarnya Zia, dia yang selalu mengidam-idamkan sosok kakak laki laki, akhirnya selalu menempel pada Kenzo hingga ia sendiri terperangkap dalam kubangan Perasaan Cinta yang ia ciptakan sendiri. Menutupinya rapat-rapat dan menutup mata akan penolakan kasar dari Kenzo, bertahan dalam kesakitannya sendiri saat dipaksa harus menyaksikan bagaimana Kenzo menatap penuh Cinta pada kekasihnya. Bela baik, sangat malah. Dan

