BAGIAN DUAPULUH DUA

1252 Kata

"Ma, kaki Via sakit," Silvia langsung menunduk saat sorot tajam sarat akan kemarahan itu yang ia dapatkan. Setelah menjalani hukuman jalan jongkok yang ia terima dari sekolah, kini kakinya membengkak, untuk berjalan saja rasanya sakit. Mendadak ia menyesal sudah menuruti semua perintah Mamanya selama ini. "Saya nyesel udah ngelahirin kamu, tahu?!" Sesak Sesak sekali rasanya setiap kali Mamanya berkata demikian. Selalu saja wanita itu berkata seperti itu jika ia tak sengaja membuat ulah atau malah gagal menjalankan apa yang Mamanya perintahkan. Ia tahu, ia bukanlah anak yang diharapkan kehadirannya. Ia ada karena pergaulan bebas yang dilakukan Mamanya semasa muda dengan Papanya. Setelah ia lahir, Papanya menceraikan Mamanya lalu meninggalkan mereka berdua tanpa meninggalkan apapun. Si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN