BAGIAN DELAPAN

1917 Kata

Entah sadar atau tidak, Kenzo menarik tali celana kodok Zia membuat tubuh Zia tergeser lebih merapat kearahnya, Zia yang kaget hanya mampu mengerjapkan matanya bingung, setelah sadar ia langsung memukul tangan Kenzo yang masih memegangi tali celananya, "Abang nakal!!!" Pekiknya setelah tangan Kenzo sudah terlepas. Kenzo mengaduh sambil mengusap tangannya yang dipukul Zia. "Gua tadi bilang apa? Nurut sama gua!" Mata Kenzo melotot sambil berbisik memperingati pada Zia yang kini mencebik. "Tapi kan Zia--" "Hey, kok tumben ikut?" Ucapan Zia berhenti saat Bella berbicara sambil mengambil duduk tepat disamping kiri Kenzo, membuat Kenzo serta merta menoleh kearah gadisnya lalu merangkulnya mesra, "Tau nih nyusahin emang,"   Zia menatap tak terima pada Kenzo, dan Kenzo kembali melotot seakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN