Acara ulang tahun masih berlangsung, Salfina dan Rendo menyambut teman- temannya sedangkan Safira duduk bersama Laura sedangkan si kembar bersama Appih-nya. “Bagaimana kabarmu? Bagaimana kamu bisa bertahan sampai sini?’’ tanya Laura. ‘’Berkat uangmu aku cari rumah kontrakan kecil. Aku juga gak tau gimana yang jelas aku mengambil tindakan di luar nalar.’’ Jawab Safir. ‘’Syukurlah kalau sekarang sudah bahagia. Btw, aku sudah menikah tau.’’ Laura menunjukan jarinya yang dilingkari cincin sederhana. ‘’Wah, sama siapa?’’ tanya Safir. ‘’Ah Namanya biasa aja.’’ Malu Laura, Safir menatap bengis ke Laura yang sok cantic. ‘’Joko ya? Atau Udin?’’ tebak Safir. Laura menggeleng dan menepis. ‘’Sembarangan mulutnya, bukan. Ada pokoknya.’’ ‘’Terus?’’ ‘’Namanya Mizan.’’ Kata Laura. Safir langs

