Ballroom hotel itu diubah menjadi tempat yang indah. Nuansa ping dan putih berpadu menjadi satu, dua kue ulang tahun tertata di depan para tamu. hari ini tepat di bulan Desember, Salfina dan Safira berulang tahun. Mungkin bagi Salfina ini adalah kewajiban setiap tahun apalagi sweet seventen kalau Safir kebalikannya. Safira merasa tidak percaya diri, berkali- kali ia membujuk Arthur untuk tidak usah membuatkan acara ulang tahun, ulang tahun sebesar ini hampir 80% dananya dari Arthur. Salfina sudah terbalut gaun cantik tapi tidak dengan Safira yang terus menolak sampai akhirnya ia menyerah dan memakai gaun yang sama. ‘’Ternyata dirimu nampak cantik sekali, Safira.’’ Puji Mba Susi selaku yang mendandani Safir. Safir hanya tersenyum tipis antara ikhlas dan tidak ikhlas sumpah ia tidak suka

