27. Kemarahan Meisya

1614 Kata

Ando terdiam setelah Meisya menceritakan semua yang dikatakan dr.Reymon padanya, bohong jika Ando tidak merasa cemburu dan marah. Apa lagi setelah dr.Reymon mengatakan bahwa ia berniat melamar Meisya jika saja dia tidak mengetahui kalau Meisya telah menikah. "b******k!" Ando mencengkeram erat setir mobil di depannya, sementara Meisya tampak menatap Ando di sampingnya dengan pandangan cemas. "Kak, kita mau kemana?" Meisya bertanya dengan pelan saat menyadari bahwa mereka tidak dalam perjalanan menuju rumah sakit. Ando tidak menjawab, ia terus mengemudikan mobilnya tanpa mengatakan mereka akan kemana. Sementara Meisya mulai merasa sedikit cemas karena di rumah sakit ia memiliki jadwal yang cukup padat, apa lagi sebentar lagi ia diharuskan menemani Dr.Reymon untuk melakukan operasi bedah s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN