15. Kecemasan

2001 Kata

Bekerja di depan laptop sampai siang datang, membuat Dasha mulai merasa ngantuk saat ini. Dia mengedipkan matanya beberapa kali, berusaha menangkal rasa kantuk itu. Dia menyandarkan tubuhnya di sofa. Tangannya melepas kaca mata lalu menguap dengan lebarnya. Sungguh, saat ini Dasha ingin sekali tertidur. "Pekerjaan ini akan aku selesaikan nanti saja." Dasha sempat melirik ke arah Bara, tampak pria itu sudah tertidur. Dia pun ikut menjatuhkan tubuhnya di atas sofa. Menutup matanya dan berkelana di alam mimpi yang menurutnya sangat indah itu. Senyum muncul di wajahnya, sangat kecil sekali. Tanpa Dasha sadari, kalau sedari tadi Bara tak tertidur. Dia hanya mengistirahatkan tubuh dan pikirannya saja, agar rasa pusingnya cepat hilang. Dia membangunkan tubuhnya, tak terasa pusing lagi, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN