30. Penthouse

1000 Kata

"Bara!"' Teriakan yang melengking itu, membuat Bara harus menutup matanya sejenak. Terasa sekali kalau telinganya sedang sakit saat ini. Apakah Luna berniat untuk membuatnya tuli saat ini? Sungguh, dia sangat tak habis pikir dengan ulah dari mantan nya itu. Dengan memakai pakaian dalam saja, berlari ke arah Bara dan memeluk tubuh pria itu dengan eratnya. "Luna lepaskan," ucap Bara. Dia merasa sangat tak nyaman sekali, dengan tatapan mata orang yang berada di sini. "Aku sangat merindukanmu," ucap Luna. Sepertinya, sampai saat ini, Luna masih tak bisa melupakan fakta bahwa mereka telah berpisah. "Luna, lepaskan." Bara berusaha untuk memberikan teguran lagi kepada wanita itu, tetapi tampaknya Luna masih nyaman dengan apa yang dilakukannya saat ini, membuatnya menjadi geram juga.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN