30. Selangkah Lebih Dekat

1418 Kata

Jakarta. 11:17 WIB.       Lagi dan lagi, Kania berhasil membuatku terkejut dengan apa yang dimilikinya. Sepasang anak kembar!       Kenyataan itulah yang secepat kilat merasuk ke kepalaku dan berubah menjadi pemahaman mendasar. Susah untuk disangkal, dua anak kecil---lebih tepatnya balita---yang tengah berada di pangkuan orang tua Kania itu memiliki menampilan fisik yang identik. Usianya barangkali baru dua atau tiga tahun. Keduanya tengah menangis pelan, entah karena apa.       Kania berjalan mendahuluiku, dengan langkah agak tergesa menuju keluarganya berada. “Yah, Bu, kenalin ini Christian Dennis, temen Kania.” Mata Kania beralih kepadaku yang dengan gugup berjalan mendekat. “Christian, kenalin ini Ayah dan Ibuku, dan juga anak-anakku, Ervan dan Reifan.”       Anak kembar lelaki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN