" Bayu." Sapa Natalie malam itu, ia terlihat begitu cantik dengan dress putih selutut yang ia kenakan dan rambut panjangnya yang dibiarkan tergerai lembut. Bayu berdiri dari duduknya, terpesona entah yang keberapa kalinya menatap parah elok tanpa nyawa di depannya. Natalie mengenakan tali rambut merah yang sebelumnya Ginjal hadiahkan untuknya. " Natalie." Sapa Bayu tak sanggup berujar Natalie mengulas senyum, matanya terlihat berkaca kaca. Ia kemudian berjalan tepat ke hadapan Bayu " Boleh aku menitipkan sesuatu?" Tanyanya membuat kening pemuda itu mengernyit " Impianku akan terwujud malam ini. Aku akan menghabiskan waktu bersama Raka dan menyerahkan hadiahku untuknya. Mungkin setelah itu, aku akan pergi untuk selamanya. Tolong jaga kakak setelah ini, dia tidak memiliki sahabat lain s

