Setelah mengantar Shafa, El pun kembali melajukan mobilnya menuju kediaman mama Diyah. Ada sesuatu hal yang ingin El bicarakan dengan Shinta, sang kakak. Terkait dengan masalah yang tengah Shafa hadapi saat ini. "Tumben pulang kerumah?" Sapa Shinta pada sang adik setelah membukakan pintu. Awalnya wanita itu hendak mengambil minum di dapur namun di saat bersamaan bel rumah mama nya pun berbunyi. Pucuk dicinta ulam pun tiba, El senang ternyata kakaknya belum pulang dari kediaman mama Diyah. Tanpa banyak kata El pun langsung menggandeng lengan Shinta dan mengajak wanita itu untuk duduk di sofa. "Kak, gimana lo bisa bantu gue kan buat urus percerain Shafa?" tanya El to the point, tanpa basa-basi. Shinta menggelengkan kepalanya pelan lalu bersedekap melipat kedua tangannya di d**a. "Kenapa

