Pelukan El Yang Begitu Erat

1075 Kata

Semalam El tak benar-benar bisa memejamkan matanya, pikiran pria itu melalang buana entah kemana. Hingga pukul enam pagi El pun baru terbangun dari tidur singkatnya. "Gara-gara mikirin Shafa gue sampai kesiangan gini," gumam El lalu beringsut dari tempat tidurnya, tak lama ia pun lalu membersihkan dirinya dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor. Pukul enam lewat tiga puluh menit, El pun terlihat rapi dengan menggunakan pakaian dinas harian berwarna coklat tua yang membalut indah tubuh kekarnya. Tak lupa surai hitam legam nya itu pun disisir rata ke arah atas, sesuai dengan gaya rambut pompadour miliknya. Gaya rambut seperti ini memang membuat wajah El terlihat lebih tegas, sehingga menyempurnakan penampilan pria itu agar terlihat semakin gagah. "El, kamu nggak sarapan dulu?" sapa mama Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN