Pukul delapan malam El pun terpaksa mengantarkan Shafa ke rumahnya. Sejujurnya pria itu ingin Shafa menginap di apartemen nya malam ini. Tentu saja Shafa menolak permintaan pria itu, tak lama Shafa pun pamit pulang, wanita itu bersikeras ingin menggunakan ojek online, namun El yang tidak suka ucapan nya di bantah pun lagi-lagi memaksa Shafa menuruti perkataan nya. "Maaf saya jadi ngerepotin Bapak terus," ucap Shafa lalu melepaskan seat belt yang melingkar di tubuh nya. Beberapa saat lalu mobil El pun telah tiba di depan pintu gerbang kompleks perumahan nya. El lalu menggeleng pelan. "Nggak masalah Fa," sahut El cepat. Pria itu lalu melakukan gerakan yang sama dengan Shafa. Melihat El melepas seat belt nya, Shafa pun mengerutkan kening nya bingung seraya berkata. "Lho Bapak mau kemana?"

