Bian menatap wajah Doni dengan tatapan yang meyakinkan. Ia juga tahu bahwa Doni tengah mengkhawatirkan dirinya, tapi ini bukanlah waktunya, lantaran ada istri yang harus ia perjuangkan kembali. "Aku harus bujuk papa mertua ku juga, agar bisa mendapatkan perhatian dari Nana. Aku bisa lihat kalau papa mertua ku gak mau memberi kesempatan padaku." "Terus gimana dengan anakmu? Bukankah Nana juga gak bisa menerima kehadirannya?" Tanya Doni penuh selidik. "Aku akan meyakinkan Nana tanpa menyakiti Billy. Aku harus bawa Nana pulang lebih dulu." "Ya udah, apapun keputusan mu, aku akan mendukungnya. Sekarang waktunya pulang." Doni berkata seraya melirik jam tangannya. Meskipun demikian, Doni nampak perhatian dengan masalah yang dihadapi oleh Bian. * Sehari sebelum penentuan keputusan Nana, tua

