Bantuan Dean

1007 Kata

Nana terdiam sejenak sembari menghela nafasnya panjang. Sedangkan Bian terdiam karena sangat penasaran dengan jawaban apa yang akan Nana berikan padanya. Tak dapat ia pungkiri, bahwa dirinya merasa takut serta cemas dengan apa yang akan Nana ucapkan. "Tidak, pak. Sebaiknya ayo kita cepat pergi sebelum membuang banyak waktu." Nana menjawab dengan santai, lalu pergi meninggalkan Bian seorang diri di sana. 'Mas, maaf. Aku tidak bermaksud untuk mempermalukan dirimu, tapi aku juga tidak bisa mempertaruhkan masa depan ku hanya karena kamu. Maaf mas, luka ini belum kering.' Nana membatin seraya terus melangkah pergi bersama Dean. Sementara itu, Bian nampak bergeming di tempatnya, serta berusaha mencerna kejadian yang baru saja terjadi. Baru kali ini ia diabaikan oleh istrinya. Nana yang dulu b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN