Jasmine membeku di tempat mendengar pujian yang didapatkan dari Abi. Pria itu memuji penampilannya dengan ekspresi wajah yang sulit diartikan. Jasmine menelan salivanya susah payah, sudah bisa dipastikan jika wajahnya sekarang memerah seperti kepiting rebus. “Hhmm merona deh cyiinnn.” Goda Flower mencolek dagu Jasmine. Sedang wanita itu menggigit bibir bawahnya dan menundukkan kepalanya agar Abi tak melihat wajahnya yang sudah merona walaupun mustahil jika pria itu tidak bisa melihatnya karena sampai sekarang Abi belum mengalihkan pandangannya dari Jasmine. “Ehem ehem, udah bisa ganti baju yang kedua belum?” Tanya Jasmine berusaha menghalau kegugupannya. “Oke, tapi sebelumnya gimana? Pas ada yang Mau ditambahkan atau dikurangi dulu?” “Nggak cukup, ini udah pas kok.” Jawab Jasmine. “Ok

