Hari ini Jasmine sudah bisa bekerja seperti biasanya setelah atas perintah Susilo untuk beristirahat sejenak. Jasmine juga sudah mendengar kabar bahwa pria itu sudah kembali dari LA. Jasmine juga tidak peduli mau pria tersebut pulang atau tidak, toh bagus kalau Abi memilih kabur mereka jadi bisa terhindar dari pernikahan yang sama sekali tak mereka inginkan. Jam makan siang akan segera tiba. Tadi Jasmine mendapat telpon dari Ranty, wanita paruh baya itu ingin mengajaknya makan siang bersama sekalian melihat-lihat beberapa gaun yang akan dikenakan olehnya disaat acara pernikahan nanti. Saat sedang memainkan gawainya sambil menunggu kabar Ranty, tiba-tiba saja pintu ruangannya diketuk dari luar. “Iya, masuk.” Jawab Jasmine. Jasmine terkejut kala melihat siapa yang datang menyambanginya. S

