“Tapi maaf, untuk saat ini Kita harus seranjang dulu, Saya nggak mungkin minta extra bed sama Bunda dan bikin mereka curiga sama Kita berdua, Kamu nggak mau kan hal itu terjadi?” Lanjut Abi dengan suara dan tatapan yang lebih tegas daripada biasanya. Jasmine yang masih terpaku berdiri di depan lemari baju sepersekian detik langsung membuang pandangannya pada Abi. “Terserah.” Ucap wanita itu yang melanjutkan kembali kegiatannya menyusun pakaiannya di dalam lemari. Abi menghela nafasnya kasar, jari jemarinya memijat pangkal hidungnya yang mulai terasa nyeri. Berhadapan dengan Jasmine yang memiliki emosional yang tak stabil kadang hampir membuat pria itu kehilangan kesabarannya. Di tambah akhir-akhir ini wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu selalu bertingkah aneh dan out of the box.

