Dyra menatap Rudra yang melangkah menuju parkir mobil. Ia bertanya-tanya apakah Rudra membawa mobil kali ini. Ia ingin sekali bertanya, namun sayang langkah Rudra terlalu lebar sehingga Dyra tertinggal di belakang. Jarak yang cukup jauh tidak memungkinkan Dyra untuk bertanya. Mampu mengikuti jejak langkah Rudra saja Dyra sudah bersyukur. Dyra mengerutkan keningnya ketika Rudra berhenti dan berbalik badan untuk menatapnya. Tatapan dingin nan menusuk mulai Dyra terima. Ia mengerti arti tatapan itu. Tatapan yang seolah mencemooh Dyra karena berjalan terlalu lama dan lambat. Saat sudah tiba di hadapan Rudra, Dyra berhenti. Ia menatap Rudra seolah melalui tatapannya Rudra akan mengerti bahwa ia bertanya 'setelah ini, apa?' "Masuk," ujar Rudra dengan datar. Rudra membuka pintu m

