Langit sore kali ini terlihat berbeda dari kamarin. Aku sedang memandang langit sore sambil menghadap laptop pink pastel yang layarnya masih gelap karena aku belum berniat menghidupkannya. Hari ini, langit sore terlihat lebih kemerahan dibanding jari kemarin. Indah dan menakjubkan. Aku tak dapat menahan diri untuk tidak memotret pemandangan yang ada di depan mataku saat ini. "Andai aku jadi langit, pasti sekarang aku sudah runtuh karena terlalu lama kamu pandang seperti itu." "Abang apaan sih, gombal banget ihhh." "Hahaha... abang serius dek. Kamu sesuka itu sama senja, hem?" "Emm sepertinya tidak juga. Sebab,-" "Sebab apa?" "Sebab aku lebih suka sama abang ketimbang senja. Mphahaha.." "Udah bisa ngegombal juga ya," "Sini duduk. Kenapa laptopmu dibiarkan gitu aja? Ada tugas?"

