POV Shena "Ba-bapak belum tidur?" Aku bertanya dengan suara yang gagap, wajahku sudah pasti pucat pasi karena ketauan oleh Gentala ingin menyentuh pipinya, jangan-jangan Gentala ke geeran lagi. "Saya sudah tidur, tapi kamu kenapa berada di atas saya?" Astaghfirullahal'adzim, aku langsung loncat kebelakang turun dari tubuh Gentala, Ya Tuhan kenapa aku bisa berada di atas tubuh Gentala? Apa yang sudah ku lakukan? Sepertinya aku sudah tidak waras, setan telah menggodaku!. "Kenapa kamu berada di atas saya?" Gentala duduk tapi terus saja mengajukan pertanyaan yang membuat aku semakin tersudutkan, come on otak, cepatlah berpikir, malu nih! "Sa-saya ngigau Pak!" Alasan ku buat sedikit dramatis, terserah mau percaya atau tidak si Gentala. "Kamu mau macam-macam ya?" Sudah ku duga dia pasti t

