Bab 36

2506 Kata

Reyhan sedang menelepon di balkon ruang tengah saat aku sibuk menyiapkan sarapan di dapur, aku sedang memanggang roti ketika tiba-tiba morning sick menyerangku, kumatikan kompor kemudian bergeser ke bak cuci piring. Tangan Reyhan segera memijat tengkukku saat aku masih muntah di bak cuci piring, kutegakkan tubuhku ketika perasaan mual itu sudah pergi. Reyhan berdiri tepat di hadapanku, tatapannya serius dan hati-hati, sial! Mungkin ini saatnya. Setelah mandi panas kami beberapa saat lalu, kami berpakaian dan ke dapur untuk sarapan, tetapi aku tidak berencana untuk memulai pembicaraan ini. "Ada yang tidak kau katakan padaku?" kedua tanganku bertumpu di pinggiran bak cuci piring. Aku mengangguk sambil tertunduk, kukuatkan mentalku agar aku bisa mengatakan ini, Dewi Batinku meremas bagia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN