Pernikahan Alakadarnya

1458 Kata

Saat malam tiba .... Di dalam pondok hanya ada cahaya dari lampu minyak yang Rayden nyalakan dan letakkan di tengah ruang. Sekeliling hanya mendapat cahaya dari lampu itu tapi entah kenapa Naraya sama sekali tak merasa takut. Selama ada Rayden di dekatnya, Naraya selalu merasa terlindungi. Keduanya sudah menepi ke atas dipan yang dilapisi kasur yang diberi seprai putih. Sangat nyaman untuk ditempati. Rasanya seperti kembali ke alam. Tak ada listrik, tak ada hal-hal modern, dan ini sungguh sangat mendamaikan jiwa. "Gimana yaa reaksi orang-orang saat nanti mereka tahu kalau seorang Rayden Xavier akan menikahi tawanannya sendiri ...." Naraya membuka topik obrolan. Mereka tak memiliki kegiatan lain selain mengobrol dan melakukan aktivitas panas beberapa saat lalu. Kini Naraya agak mengend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN