Marcus dan Rayden pulang di dalam mobil yang sama. Kebetulan Marcus tadi menumpang di mobil Mr. Vallen. "Kau benar-benar membuatku kecewa!" ungkap Marcus, tampaknya dia masih gusar dengan keputusan Rayden yang menolak ajakan Jessi dan Mr. Valle. "Sorry!" sahut Ray dengan enteng. "Ada apa denganmu, Ray? Tingkahmu itu seperti orang yang sedang jatuh cinta! Apa kau benar-benar mencintai tawananmu itu? Begitu?" sentil Marcus, Rayden diam saja dan fokus mengemudi. 'Jatuh cinta? f*****g hell!' Raydenmencibir dirinya sendiri, rasanya kata-kata Marcus barusan begitu menggelitiknya sampai ingin tertawa muak. "Ini lah sebabnya kenapa kita harus menanamkan loyalitas terhadap kelompok dan mengenyampingkan perasaan! Aku juga punya keluarga sendiri, tapi mereka tak pernah mengganggu kepentingan kel

