Hari ini nilai UTS Akhir dibagikan oleh wali kelas sesaat sebelum bel pulang berdering. Ibnu terlihat biasa saja melihat nilai UTS-nya yang biasa-biasa saja juga, anak itu cukup bersyukur tidak terlibat remedial. Sementara Rendy bangga karena rata-rata nilai UTS lebih besar dari perkiraanya. Kalau Andra, biasanya ia tidak peduli dengan nilai UTS namun kali ini ia memandangi sederet angka yang tercetak di kartu nilai UTS miliknya dengan serius. “Gimana, Dra? Remedial?” Randy sudah siap-siap menyemangati Andra. “Sialan,” desis Andra. Lalu ia berseru kegirangan dan menggoyangkan kartu miliknya di udara. “Kaga dong, yuhuuu.” Rupanya Pak Bambang kemarin hanya bercanda, buktinya nilai UTS mata pelajaran Ekonomi tidak merah, meskipun sangat pas-pasan di standar KKM. Andra mengecup kartu milikn

