Chapter 19 : Messed Up

730 Kata

Jam menunjukkan pukul delapan malam ketika mobil yang Andra kendarai memasuki pekarangan rumah. Sudah lama sekali sejak terakhir ia pulang dari sekolah hingga larut malam. Tapi untuk kali ini, jam pulangnya yang molor setidaknya bermanfaat karena Andra baru saja menyelesaikan tugas kelompok di rumah Ibnu. Sebenarnya ia paling malas dengan tugas kelompok, tapi berhubung ia jarang berkontribusi di setiap tugas kelompok sejak ia duduk di bangku SMA, kali ini ia ingin serius mengikuti kegiatan belajar tesebut. Ditambah lagi, belakang pikirannya juga sedang kacau dan ia ingin mencari beragam pelarian yang positif, karena untuk saat ini Andra masih memilih untuk memendamnya sendirian selagi belum menemukan solusi, pun ia juga tidak ingin berbicara dengan Melisa. Suasana hatinya biasa-biasa saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN