"Apa yang kamu lakukan pada Ayana?" Suara dingin, tatapan tajam, tangan yang mengepal, tanda jika pria itu marah pada Mentari. Harusnya mereka berterima kasih, bukan? Mentari dengan baik hati membantu Ayana dan tentu memperlakukan anak Bella dengan baik. Tidak seperti pria di hadapannya ini. Tapi rupanya apa yang dilakukan Mentari, meski itu kebaikan tetap salah di mata Ardan. Akan banyak menguras energi jika terus menerus meladeni pria tersebut, Mentari sudah tidak mau berurusan dengan Ardan. Rasanya ia menyesal menolong Ayana tadi, tetapi kalau Mentari meninggalkan anak itu begitu saja, ia benar-benar tak memiliki hati. Dia berbeda dengan Ardan. Mentari berdecak pelan, memutar bola matanya malas, "Tenang, aku tidak melakukan apa-apa pada anakmu." Ardan memandangnya dari atas h

