Gio mengangguk lemah mendengar kabar dari Mentari jika Ardan tidak bisa datang hari ini sebab ada banyak kesibukan yang pria itu lakukan, jelas itu hanya alibi Mentari agar Gio tidak kecewa dengan jawaban Ardan yang jelas-jelas tidak mau menemui anak laki-laki itu. "Tidak apa-apa sayang, masih ada hari esok. Hmm bagaimana kalau kita membeli ice cream coklat?" "Dengan topping sprinkle?" tambah Gio. "Ya, mama izinkan hari ini Gio membeli ice cream coklat," "Yeay!" Bukan tidak ada alasan Mentari melarang Gio banyak-banyak makan ice cream, sebab anak itu gampang sekali flu jadi ia selalu membatasi minimal satu bulan sekali untuk mencegah Gio sakit. Setidaknya dengan ice cream coklat itu bisa menyembuhkan kekecewaannya tidak bertemu Ardan. "Ini sangat enak ma," ujarnya ketika menikmat ic

