Sepenggal Kisah Masa Lalu

1241 Kata

Flashback On Perlahan, mata yang semula terpejam mengerjap menyesuaikan cahaya. "Sshhh..." Tangan Zhaira menyentuh luka tusukan pisau di perutnya. Mata gadis itu terpejam. Merasakan perih. "Uhuk..., Uhuk..." Zhaira terbatuk. Tubuhnya terasa lemas. Pandangannya mengedar ke sekeliling. Ruangan yang asing dan tidak ada satu orangpun yang berada di ruangan ini bersamanya. "Gue dimana?" lirik Zhaira, ketakutan. Ceklek! Pintu terbuka. Sosok bertubuh tinggi, tegap, berjalan dengan raut wajah dingin. Samar-samar, Zhaira melihat sosok yang tak asing itu. "Sa-sakha...," gumam Zhaira, pandangannya mendadak buram. Kesakitan pada perutnya Zhaira rasakan dalam diam. "Aku sayang kamu," ucap Sakha, menekankan setiap katanya. Selanjutnya, Zhaira tidak tahu lagi. Pandangannya yang semula bur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN